BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Di zaman sekarang ini perkembangan ilmu pengetahuan
sangatlah pesat. Hal ini ditandai dengan semakin canggihnya peralatan-peralatan
yang digunakan untuk memudahkan aktivitas manusia. Salah satu bukti kemajuan
itu terlihat dengan jelas pada teknologi informatika yang semakin hari semakin
banyak menawarkan fitur-fitur menarik untuk memanjakan para pamakainya. Alat teknologi informatika yang
kini telah menjadi kebutuhan pokok pada aktivitas kerja manusia adalah
komputer. Dengan berbagai macam kemudahan yang diberikan oleh komputer ia
menjadi rekan kerja pasif yang sangat membantu. Dunia pendidikan saat ini juga
tidak sudah tidak bisa lagi dipisahkan dengan komputer. Secara umum, dalam
dunia pendidikan, komputer memberikan banyak kemudahan bagi praktisi
pendidikan. Salah satu kemudahan yang ditawarkan adalah e-learning. Menurut Ibrahim R.N dan Hudaya, Hendi
(2010) menjelaskan bahwa e-learning adalah
pembelajaran yang menggunakan TIK untuk melakukan proses pembelajaran antara
pendidik dan peserta didik.
Penggunaan komputer sebagai
tempat penyimpanan data base ini
tentu memberikan kemudahan dalam hal efisiensi ruang dan tenaga bagi guru
bimbingan dan konseling. Dengan penggunaan komputer guru pembimbing tidak perlu
lagi menyiapkan lemari khusus untuk menyimpan ribuan tumpukan kertas yang
menyimpan data-data siswa di sekolah.
B.
Rumusan Masalah
1. Bagaimana peran
komputer sebagai sarana kerja Bimbingan dan Konseling di sekolah?
C.
Tujuan Masalah.
1. bertujuan untuk
memberikan pengatahuan tentang peran penggunaan komputer sebagai sarana kerja
bimbingan dan konseling.
BAB II
PEMBAHASAN
A.
Tinjauan Teoritis
Komputer sebagai salah satu
teknologi masa kini tidak bisa dipungkiri memberikan banyak manfaat bagi para
penggunanya. Salah satu manfaat adanya teknologi dalam dunia pendidikan
adalah e-learning. Selain menghadirkan e-learning, dampak positif lain dari teknologi
informasi adalah munculnya perpustakaan online. Perpustakaan online kini banyak disediakan
melalui internet. Kita dapat melihat isi perpustakaan ditempat lain tanpa
dating langsung ke perpustakaan tersebut (Kismiantini, Rahmawati, dan Hartuti,
2010).
Bimbingan dan konseling juga kini tak bisa dipungkiri
banyak terbantu dengan kehadiran komputer sebagai mitra kerja bagi para konselor.
B.
Komputer Sebagai Sarana Kerja Bimbingan
Konseling
Kemunculan komputer moderen sejak awal tahun 70-an,
dan mengalami proses penyempurnaan dari waktu ke waktu hingga saat ini, telah
banyak memberikan kontribusi berarti bagi kehidupan manusia. demikian juga bagi
dunia pendidikan terkhusus kepada pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah.
komputer adalah alat yang mampu melakukan proses
penyimpanan dan pengolahan data informasi secara lebih akurat dan cepat. Hal
ini memungkinkan proses pelayanan bimbingan di sekolah yang lebih tepat guna.
Keterbatasan tenaga guru bimbingan dan konseling, yang menjadi salah satu
faktor tidak maksimalnya pelayanan bk di sekolah, paling tidak dapat di
minimalkan. Menurut Widjadja Tunggal (1993) ada beberapa alasan yang menjadi
penyebab kita menggunakan komputer. Alasan tersebut adalah :
1.
Komputer jauh lebih cepat
2.
Ketepatan adalah keunggulan utama
3.
Komputer tidak mengenal lelah
4.
Komputer membutuhkan sedikit pelatihan
Tenaga yang kurang dalam proses pengadministrasian
data siswa dan kebutuhan-kebutuha mereka kini dengan mudah dapat dilakukan.
Walaupun memang tidak menutup kemungkinan masih banyaknya kekurangan-kekurangan
yang lain.
Manfaat komputer secara umum adalah sebagai sumber
informasi, sarana komunikasi, sarana hiburan, dan sarana belajar bagi anak-anak. sedangkan pemanfaatan komputer
dalam Bimbingan dan konseling, secara gari besar, dapat dibagi atas dua
kelompok besar yaitu, komputer berbasis internet dan komputer berbasis
noninternet.
1. Komputer berbasis internet
Menurut Sampson, Kolodinsky, & Greeno (Harul Huda,
2011) Berdasarkan potensi penggunaan komputer untuk konselor dalam bimbingan
dan konseling, Setidaknya ada 28 (dua puluh delapan) manfaat dari penggunaan
komputer berbasis internet terhadap profesi konseling, yaitu :
·
Bantuan diri Software
·
Client/therapist Email / surat elektronik
·
Collegial professional Email / surat elektronik
·
Diseminasi informasi Website / homepage
·
Dukungan / pengukuhan Chat rooms
·
Kegiatan asosiasi professional Newsgroups
·
Konsultasi a. komputer konferensi video, b. Newsgroups
·
Marketing Email / surat elektronik
·
Masukan Email / surat elektronik
·
Membantu diri sendiri Chat rooms
·
Monitoring inter-sessions Email / surat elektronik
·
Pekerjaan rumah a. Email / surat elektronik, b.
Komputer konferensi video, c. Software
·
Pelatihan keterampilan Software
·
Pelatihan kompetensi Simulasi terkomputerisasi
·
Pemasaran / periklanan Website / homepage
·
Penelitian a. Email / surat elektronik, b. Pangkalan
data / FTP site
·
Penilaian dan analisis Pangkalan data / FTP site
·
Publikasi Website / homepage
·
Referral / alih tangan a. Newsgroups, b. Email / surat
elektronik, c. Komputer konferensi video 20. Screening Email / surat elektronik
·
Sumber daya untuk informasi a. Newsgroups, b.
Pangkalan data / FTP site
·
Sumber informasi perpustakaan Pangkalan data / FTP
site
·
Supervisi Simulasi terkomputerisasi
·
Surat menyurat untuk penjadwalan / janji Email / surat
elektronik
·
Terapi kelompok Chat rooms
·
Terapi a. Email / surat elektronik, b. Komputer
konferensi video
·
Tindak lanjut post-therapeutic Email / surat
elektronik
·
Transfer rekaman klien a. Email / surat elektronik, b.
Pangkalan data / FTP site.
2. Komputer Berbasis Noninternet
Wahid Suharman (2011), memparkan dalam sebuah tabel
manfaat komputer berbasis noninternet dalam bimbingan dan konseling. Berikut
ini tabelnya
Berbeda halnya dengan manfaat
komputer berbasis internet yang lebih banyak berorientasi kepada layanan,
Komputer berbasis noninternet lebih banyak bermanfaat sebagai media partner untuk mempermudah kerja-kerja konselor dalam
mengoptimalkan layanannya.
Penggunaan komputer berbasis noninternet digunakan
untuk pengarsipan data personal siswa. Data personal tersebut terdiri atas data
pribadi siswa, catatan informasi siswa, dan catatan-catatan kasus. Selain itu
komputer berbasis noninternet juga digunakan untuk membuat rancangan
pelaksanaan bimbingan dan konseling di sekolah dengan memanfaatkan
program-program aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office word, Microsoft
Office Excell, dan Microsoft Office Access.
C.
Analisis Praktis
Komputer dalam rangka sebagai sarana kerja bimbingan
dan konseling dapat dikateogerikan kedalam dua kelompok yaitu, manfaat komputer
berbasis internet dan manfaat komputer berbasis noninternet.
Berikut ini contoh penggunaan komputer berbasis
internet dalam pelayanan bimbingan dan konseling:
·
Website/
Blog
Website ini berfungsi sebagai pusat informasi
palayanan bimbingan dan konseling kepada siswa di sekolah. Hal ini akan
memberikan gambaran awal kepada siswa tentang proses layanan bimbingan dan
konseling. Termasuk di dalamnya informasi materi yang diberikan kepada siswa
dalam layanan bimbingan dan konseling
·
Social
network
Social network atau jejaring sosial adalah salah satu layanan
dunia maya yang memungkinkan orang-orang dari tempat yang berbeda-beda bertemu
dan saling berkomunikasi dengan mudah.
·
E-mail
Email adalah layanan surat elektronik yang memungkinkan pengiriman surat secara
lebih cepat dan murah.
·
Chat
room
Layananan chat room gratis
banyak di sediakan saat ini. Kita bisa membuat grup khusus untuk sekolah yang
kita layani untuk memberikan layanan bimbingan konseling secara virtual.
·
Video
call
Video
call ini memungkinkan orang-orang dapat berkomunikasi
dengan bertatap muka secara langsung dengan lawan bicaranya.
Selain manfaat komputer yang berbasis internet,
komputer berbasis noninternet juga turut memberikan andil yang besar bagi
pelayanan bimbingan dan konseling di sekolah.
Hal ini dapat dilihat pada penggunaan komputer
berbasis noninternet dalam pengarsipan dan pengolahan data informasi konseli
yang ditangani. Beberapa program komputer yang dapat digunakan seperti
Microsoft office. Microsoft office word dapat digunakan untuk mencatat
data-data dan informasi konseli, microsoft excel untuk mengelola data, dan
Microsoft office power point yang dapat digunakan sebagai media partner pada
saat memberikan layanan kelompok kepada siswa
Saat ini telah muncul juga beberapa software berbasis
pelayanan siswa yang dapat diakses di internet. Salah satu diantaranya adalah
SIBK (Sistem Informasi Bimbingan dan Konseling). Software ini dapat digunakan
oleh konselor sekolah untuk menyimpan, dan mengolah data-data siswa yang ada di
sekolah
D.
Penerapan Komputer Dalam Bimbingan Dan Konseling
Menurut
Nurfitriyani (2011) peranan komputer telah banyak dikembangkan dalam dunia
bimbingan dan konseling. Muhammad Surya (2006 dalam Nurfitriyani, 2011)
mengemukakan bahwa sejalan dengan perkembangan teknologi komputer interaksi
antara konselor dengan individu yang dilayaninya (konseli) tidak hanya
dilakukan melalui hubungan tatap muka, tetapi dapat juga dilakukan melalui
hubungan secara virtual (maya) melalui internet dalam bentuk cyber counseling.
Nurfitriyani (2011) kemudian memaparkan beberapa
penerapan komputer sebagai sarana kerja bimbingan dan konseling mulai dari
tingkat sekolah dasar hingga ke perguruan tinggi.
1. Penerapan Komputer
Sebagai Sarana Kerja BK di Sekolah Dasar
Komputer
sebagai sarana kerja Bimbingan Konseling pada jenjang Sekolah Dasar, dapat
diterapkan sebagai :
1.Pusat arsip data siswa
2. Informasi kasus atau presensi bimbingan
3. Alat penyelenggaraan konseling kelompok melalui proyekto
2. Penerapan Komputer
Sebagai Sarana Kerja BK Di Sekolah Menengah
a.
Pemanfaatan internet
b.
Pemakaian surat elektronik (email dan messaging dengan memperhatikan etika)
c.
Publikasi pengumuman baik dalam blog maupun arsip pada
komputer
d.
Materi ajar menggunakan media proyektor
e.
Program publikasi dan informasi
f.
Penyelenggaraan kompetensi ilmiah, seni, ketangkasan
secara online yang bernilai positif bagi peserta didik
g.
Pembuatan database peserta
didik
3. Penerapan Komputer
Sebagai Sarana Kerja BK di Perguruan Tinggi
a.
Bimbingan Konseling melalui Surat
Elektronik atau e-mail
b.
Pemberian informasi melalui websites / homepages
c.
Bimbingan dan Konseling kelompok
melalui chat room
d.
Konsultasi melalui komputer konferensi
video, atau grup
e.
Periklanan mengenai layanan Bimbingan Konseling
melalui e-mail maupun web
f.
Pelatihan keterampilan melalui software
dan simulasi terkomputerisasi
g.
Pengambilan sumber daya informasi
h.
Penyimpanan catatan kasus
i.
Informasi konseli
j.
Tata kearsipan
BAB III
PENUTUP
A.
Kesimpulan
Komputer sebagai salah satu sarana kerja Bimbingan dan
konseling memberikan banyak kemudahan bagi para praktisi bimbingan dan
konseling. Kemampuan komputer yang mampu menginput, mengoutput, dan mengolah
data dengan cepat adalah salah satu keunggulannya.
Secara sederhana kami dapat menyimpulkan bahwa
komputer sebagai sarana kerja BK memiliki dua prospek utama yaitu:
1.
Komputer
berbasis internet, yang dapat digunakan untuk melakukan proses bimbingan dan
konseling virtual dari jarak jauh, dan
2. Komputer berbasis noninternet yang dapat digunakan
sebagai media partner dalam pengadministrasian data personal konseli melalui
aplikasi-aplikasi perkantoran yang disediakan.
DAFTAR PUSTAKA
Budiyanto,
Ida Bagus,. Mauliana, R.R Phitsa,. 2010. Mengenal Teknologi Informasi dan
Komunikasi. Jakarta : Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional
Ibrahim,
Rohmat Nur,. Hudaya, Hendi. 2010. Terampil Berkomputer Teknologi dan
Informasi. Jakarta : Pusat Perbukuan Kementrian Pendidikan Nasional

No comments:
Post a Comment